29 comments on “Kembali Melangkah

  1. jiwa yang lusuh datang berharap dalam lembayung senja yang tak
    beraturan. menghadap kiblat tuk katakan dimanakah engkau sahabat?
    setelah aku berdiri mengapa kau berlari-lari sehinga aku tak bisa
    mengejar dirimu. Dimanakah engkau sahabat , apakah engkau masuk ke Hutan
    setelah aku keluar kampung untuk memenuhi pangilanmu…. Tetapi setelah
    kumasuk ke kota mengapa engkau masuk kehutan.
    sahabat dimanakah engkau?

    Semoga tetap sukses dan sehat amin

    • pagi juga blue… makasih udah selalu beri aku spirit selama ini.. maaf juga karna lama tak berkunjung sapa ke tempatmu…

      salam hangat juga.. salam damai selalu…

      2010/7/23,

  2. sudah lama rasanya tak BW kemari mas, apa kabar,semoga selalu sehat.
    Sekarang berpuisi ria ya mas
    sip agar kita semkain halus.
    alam hangat dari Surabaya

    • kabar baik pakde.. maaf juga uda lama gak berkunjung ke tempat pakde..
      makasih banyak atas kunjungannya..

      salam hangat juga pakde..
      salam damai selalu..

  3. Selamat malam, selamat jumpa lagi dlm dunia blog.
    Mari, kita saling mendukung tuk sama2 melangkah…!
    Salam damai selalu juga buat Mas dan keluarga.

    • met malam jg, Mas.. trimakasih uda mampir kemari.. mari kita saling mengisi dan memberi smangat..

      salam hangat dan damai selalu… 🙂

  4. Semoga jalan yang telah engkau pilih tidak engkau tinggalkan lagi sahabat, kami menantimu disini untuk kembali melangkah lagidisini bukan ditempat yang lain 😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s