Melangkah dalam sunyi
Menyusuri lingkaran waktu
Membayangi sisi-sisi hari
Merenungi sebuah perjalanan panjang dan melelahkan
Melangkah dalam sunyi
Menebar catatan langit yang singgah di ujung hati
Menyamarkan rindu
Memudarkan angan
Berbumbu pada malam yang pekat
Melangkah dalam sunyi
Membawa asa dan harapan
Terkoyak kerinduan
Terhampar di padang gersang
Mengais puing-puing mimpi
Menggali kubur dalam nurani
Melangkah dalam sunyi
Mencari bayangan
Mencari ilusi
Mencari semu
Mencari sunyi


Terkadang keadaan sunyi kita butuhkan, untuk sekedar konsentrasi atau merenungi diri.
(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Semoga bukan langkah yang sia-sia
(maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
kenapa gak ngajak temen. biar rame dan gak sunyi
wekekekek
*ngawur…
Yang kemudian muncul sebagai pertanyaan dari bait-bait ini adalah…, apa yang akan dilakukan setelah semua pencarian itu menemukan apa yang dicarinya?
Wuah bahasanya lumayan mas
Wah parah nih Rasa malas ngeblog dah merata kemana-mana hmm
melangkah maju tak gentar menerjang serentak
Walaupun sendirian tetap melangkah pasti dan tanpa takut.
Sunyi adalah kesendirian
sunyi adalah kehampaan
sunyi adalah kedamaian
Dalam kesendirian ada kehampaan menuju kedamaian hati.
Mengais puing2 mmpi menggali kubur nurani..wow keren kata2nya..
Selamat pagi,Kawan!
Apa kabar?
Rindu padamu kawan setelah lama tak jumpa.
Ketika datang langsung disuguhi puisi indah.
Salam hangat selalu,Mas!
sugeng dalu mas, hati- hati mas melangkah dalam sunyi, sebaiknya ajak teman saja biar rame. salut, tetap eksis sebagai pujangga! salam silaturahmi. saya punya blog baru, mampir nggih,.. suwun
dalam sunyi itu cobalah cari diriku, pasti gak ketemu heehehe, puisi yg bagus maknanya dalem banget
takut ah jalan di tempat sunyi ntar dirampok loh
wah kalau soal puisi tetap mas haryana yang top lah….
Duh…saya tidak paham bahasa begini mas:-)
@Hary4n4: Anda sastrawan rupanya yaaaa.
OK salam
wah sampean punya bakat sastra mas . . . Mantab kalu beginie
melangkah dalam sunyi, seperti berjalan tanpa arah dan tujuan. gelap dan pekat
ketika melangkah dlm sunyi,
DIA selau kita temui.
dalam keteduhan yang menyenangkan.
salam
Sekedar berkunjung dan mengajak tukar link kalau berkenan.
Mengingatkan saya pada lagunya Kla Project :
Menyusur keramaian, sepanjang sisi kota
Hanyut kita berdua, laju di atas roda
Malam hangat memeluk melebur cinta kita
Bias lampu menyapa, getar hati bertanya
Adakah waktu tersisa,
Menjaga kita tetap sejiwa?
Dan lagu pun mengalun, nanar kau pandang daku
Cinta kita terlarang, terbentur batu karang
Adakah waktu tersisa,
Menyanggah segala prasangka punya mereka?
Ketika norma peradatan, terpilih sebagai alasan
Mereka ciptakan jurang antara kita
Sampai saat akhir nanti, kita berusaha bertahan
Sebab cinta datang untuk mengoyak perbedaan
Oh, waktu tersisa
Menjaga kita tetap sejiwa?
hehehhe
Salam bentoelisan
Mas Ben
http://bentoelisan.wordpress.com [bila http://bentoelisan.blog.com sulit diakses]
lagi blogwalking dalam kesunyian..
wah puisinya menggetarkan
Walau judulnya sunyi namun setiap kata-katanya mengandung kekuatan yang tiada taranya.
Puisi yang bagus…
Salam kenal
huhuhuhu……tersedu dalam sunyi…
semoga langkah berikutnya tidak sunyi lagi ya mas
kangen dengan postinganmu,kawan
p cabar
salam hangat dari blue
Walau sunyi namun jgn terkubur sepi yaaa…
mantep banget….bos…r
lama gak ngupdate tulisan Kang..
mungkin sedang sibuk, semoga sehat selalu
salam sukses Kang..
sedj
http://sedjatee.wordpress.com
Iya nih, lagi kemana ya, Mas?
Stock postingnya dah habis. Dan ini masih sedang mengumpulkan
kadang di satu kondisi kita butuh diam dalam sunyi, membuat apa yang kita pikirkan berjalan tenang
salam, http://aditric.wordpress.com
Slm kenal jg mas, n mksh atas kunjungannya ke blogku. Aku suka banget sama puisinya “Melangkah dlm sunyi” bagaikan mengubah tragedi menjadi kemenangan…dan yg penting Jalan ini menuju kebahagiaan.
pak, bisakah seorang manusia membuat puisi jika dikejar deadline?
baca status di facebook jadi kangen sama blog ini.. sugeng dalu mas Haryana.
Mas yana…
Where r u…..?????
Sudah lama tidak mampir ke blog ini
mencari sesuatu yang bermakna
wah berbakat nih
bagus banget puisinya..suka
sib maju terus…
Dah lama ga kesini, ternyata sudah lama jg ga posting ya ?
sang sufi berjalan selepas tahajud
merenungi bumi
yang dipeluk langit
memandangi kanan kiri
di mana mata terpejam mimpi
kebijaksanaan ini sunyi
kadang sunyi lebih banyak bertutur tentang kebenaran, ketimbang gemuruh yang ribut
ya, kesunyian kerap kali membawa kita pada bagaimana harus berpikir dengan jernih dan bijak dalam memilih jalan mana yang akan ditempuh …..
Puitis banget kata-katanya. Kalau boleh nanya, Mas Yana dari Surabaya, ya? Wah, dari dulu saya suka banget band-band kelahiran Surabaya semacam Padi, Boomerang atau Dewa. Saya suka karena syair-syair yang mereka bawakan puitis, juga pilosofis. Jadinya saya sering beranggapan orang Surabaya senang berpuisi.
dalam kesunyian seperti ini
kesempatan bermesraan denganNYA
akan terasa lebih menyenangkan
salam
sunyilah yg bisa buatku…mnyadari sgala dosa2 yg tlah terlalu bnyak ku buat….
seakan2 kesunyian itu…memberiku….inspirasi dalam mnjalani hidup…
terima kasih atas puisimu….aku suka banget…
tulislah yg lbih indah lagi…
Didalam Sunyi ada keindahan yang tersembunyi , menenangkan hati sepii sendiri