Bagai menunggu hujan di musim kemarau. Ungkapan ini sepintas mirip dengan menunggu cendawan di musim kemarau. Maksud dari ungkapan peribahasa ini mungkin sudah banyak yang tahu. Yach…itu adalah sebuah ungkapan tentang mimpi atau harapan yang mungkin mustahil untuk terjadi. Namun siapa yang bisa menjamin bahwa…itu tidaklah mungkin..? Siapa sich yang tidak tau kalau hidup ini semuanya serba mungkin..? Dan semua pun juga tau bahwa hanya satu yang terlepas dari kata “mungkin”. Dia-lah Tuhan Yang Maha Suci Lagi Maha Sempurna. Hanya Dia Yang Maha Pasti serta Tetap AdaNya.
Dalam kehidupan sekarang ini…mungkin juga sudah dari dulu, banyak hal yang diyakini itu tak mungkin, tapi akhirnya bisa terjadi pula. Hal yang bagi sebagian orang dianggap tidak mungkin, namun bagi sebagian yang lain…dianggap mungkin. Semua itu mungkin tak lepas dari perbedaan tingkat berpikir dan kemampuan masing-masing. Yang satu mempunyai pemikiran ke kanan, sedang yang satunya lagi bisa ke kiri. Satu pihak mungkin menganggap ini adalah yang paling benar, namun tak sedikit juga pihak lain yang mengatakan bahwa itu salah.
Nah…jika demikian keadaannya, lalu dimanakah letak acuan untuk bisa dipakai sebagai ukuran pastinya..? Mungkin jawabnya adalah…pasti itu tidak mungkin. Bagaimana bisa kita menentukan sebuah ukuran atau acuan yang pasti, sedangkan kita sendiri masih tergolong sebagai sesuatu yang serba mungkin dan serba tidak pasti. Ach…mungkin memang sudah seharusnya semua ini demikian adanya. Tinggal bagaimana sikap kita dalam menanggapi hal-hal yang masih serba mungkin tersebut.
Sudah selayaknya jika kita harus sadar, akan segala keterbatasan kita sebagai umat manusia. Dan kembali kepada acuan yang serba pasti…Tuhan Sekalian Alam.


Menunggu hujan di musim kemarau, atau ;
Buah semangka berdaun sirih, atau ;
Sate ayam rasa kambing.
Yah, memang tak ada yang tak mungkin bila Dia berkehendak.
*btw, sekarang awal Juni tapi masih ujan loh*
Beli kambing dapat sapi..hehehehe..untung dong…*musimnya ikut2an pusing kali….hehe*
dan tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni…
*anothermellow?*
Hujan yg benar2 setia di bulan juni…hehe
hummm…
jadi pengen bacain ini:
matahari terlalu pagi mengkhianati
pena terlalu cepat terbakar
kemungkinan terbesar sekarang adalah memperbesar kemungkinan
pada ruang ketidak-mungkinan
sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun
sudut kemungkinan untuk berkata “Tidak mungkin”
tanpa darah mereka mengering
sebelum mata pena berkarat menolak kembali terisi
sebelum semua paru disesaki tragedi
dan pengulangan menemukan maknanya sendiri…
dari Barisan Nisan-nya HOMICIDE
Mempersempit ruang ketidakmungkinan menjadi mungkin. Hmmm….Optimisme yg sangat menggugah semangat… Siiiip…mantap banget mbakyu…
Tidak ada hal yang tak mungkin mas…..
Buktinya sampai saat ini walau sudah bulan Juni daerahku masih turun hujan yang lebat.., padahal sudah masuk musim kemarau..
Sama…di tempatku juga malah hampir tiap hari masih hujan… Makasih udah mampir.. Salam
Cuaca sekarang sulit diprediksi…
walau musim dah kemarau masih saja turun hujan…
Musim dan cuacanya ikut bingung…hehe.
Makasih kunjungannya.. Salam
betul semua,
yang gak mungkin bisa jadi mungkin,
apa lagi yang mungkin akan lebih mungkin lagi.
dan yang paling mungkin adalah kehendak takdir illahi
seperti di antaranya: rizki, jodoh dan mati.
hujan dan panas adalah bagian dari rizki.
salam kenal mas.
Yaa..semua pemberian adalah rezeki… Salam kenal juga.. Makasih udah mampir ke tempat saya.. Salam
Hujan Besaaaar Bangeeeet… itulah NYATA…
turun di tempat kemarau kekeringan… mereka tertawa
turun di tempat nyang lagi banjir gara gara hujan.. menangis
terus mana yang BENAR…
terus mana yang salah…
hehehe..
Salam Sayang
Gak ada yg benar..sekaligus gak ada yg salah…. Memang sudah seharusnya demikian..inilah hidup dan kehidupan… Bukan begitu Kang…??
segalanya memang mungkin terjadi, tapi tentu saja ada perkara yang tidak mungkin terjadi dan tidak mungkin tuhan terjadikan….
Misalnya saja….tentang sebuah gelas dalam satu waktu bersifat diam dan bergerak secara bersamaan…
Btw postingannya keren…
salam kenal…
Salam kenal juga… Makasih udah mampir ke tempat saya.. Salam
Nice posting mas har, yg saya suka bhwa hidup seperti maen game RPG .. slalu banyak kemungkinan-kemungkinan. Itu sebabnya manusia ga d kasih kmampuan bwt melihat masa depan, sebab ap artinya hidup klo kita ga bisa ngliat dan ngrasakan kejutan-kejutan dlm hidup.
Walah…aku ngmong lebay bgt nie . .heehehe
Iya mas..hidup dan kehidupan ini tak ubahnya seperti permainan, banyak sekali kejutan2 terjadi di dalamnya.. Salam
Di mata awam manusia seperti saya tidak mungking bisa melhat apa2 yang mungking saja bisa terjadi hari ini atau esok itu tidak mungking aku ketahui,tapi sebagian manusia mungking akan tau apa yg akan terjadi pada dirinya hari ini,atau esok,itulah kelebihan sebagiang orang ada yg mungking melakukan dan ada yg tdk mungking.
aku mugking ngelantur ksh kmentar ya maaf nh.
oy,mas Har kasih dong red more tiap tulisannya biar tdk berat anunya
Segala kemungkinan memang bisa saja terjadi..kapan pun dan dimana pun. Iya mas..ntar tak kasi read more…ini belum sempat setting, soale beberapa hari ini koneksi lemot banget..hehehe. Makasih utk sarannya mas.. Salam
Ketika sekelompok manusia duduk menunggu ketidak pastian dalam mimpi-mimpi mereka…, dan ketika harap dan damba itu masih tetap saja berujung kehampaan…, tetap saja semilir angin masih memberi kabar kemarau.
Ketika tangan-tangan legam itu masih saja tengadah menanti musim berganti, serta harap dan damba yang masih bergantung di birunya langit yang terbentang luas, menampakkan kesombongan dan keangkuhannya, tidak ada yang dapat bercerita tentang sejuknya tetes air bagi kaki-kaki hitam berdebu yang belum beranjak dari mimpinya itu. Mimpi akan datangnya sejuknya air hujan yang akan turun ditengah terik kemarau.
Mereka tau bahwa masih ada yang dapat merengkuh keangkuhan biru langit, dan menjadikan biru itu menjadi hitam, yang segera berganti menjadi titik air hujan. DIA lah sang khalik pencipta langit dan bumi, tiada yang tidak mungkin baginya untuk sekedar meneteskan hujan bagi jiwa jiwa ikhlas dan tawakal, sungguhpun di musim kemarau.
” Menunggu hujan dimusim kemarau “suatu ungkapan nyata bahwa air laut akan tetap asin rasanya. Kecuali atas kehendaknya, pertir-pun akan sekonyong-konyong menyambar di musm kemarau…he…he…
Mas Hary, makasih ucapan ultahnya ya…. sesungguhnya lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, he…he…
Sukses selalu mas….
Sebuah..bahkan seribu harapan sekalipun, tak akan pernah sia2..selama kita tak pernah surut keyakinan kepada Sang Penguasa Mutlak. Makasih juga kepada mas Guntur yg sudah memberikan apresiasinya pada tulisan2 saya. Salam hangat selalu..
Semua selayaknya dikembalikan kepada yang emnpunya kehidupan.
Karena hanya IA lah yang membuat apa yang tak mungkin menjadi mungkin
bahkan apa yang sudah pasti pun bisa bergeser menjadi tidak pasti
saya baru mengalaminya
salam, EKA
Semua memang bekerja atas KehendakNya… Jika sudah demikian..tak ada lagi kata tak mungkin. Aku juga sering mengalaminya mbak.. Mari selalu menyandarkan segala harapan dan impian kita hanya KepadaNya.. Salam hangat selalu..
lìeur,ah
Lieur…?? Apaan yaa…? Gak ngerti aku..hehe
Benar sahabatku
Jalan-Nya itu indah
Sangat indah dan menggetarkan Kang.. salam hangat selalu sobat..
hmmm kok jadi bingung mau nulis. nulis apa ya?
Aku juga bingung mas mo ngomong apa…hehehe
kalau di surabaya bedha nggak ya masalahnya sekarang hujan di musim kemarau sudah banyak dan kemarau di musim hujan
Surabaya pun sama..gak ada bedanya mas.. Salam
Hidup itu Indah, jangan dibikin susah…..
salam kenal ya…..
Benar sobat… Enjoy aja…hehe
salam kenal juga… Makasih udah mampir ke tempat saya… Salam
Salam kenal, memang menunggu adalah suatu tes kesabaran karena Tuhan akan memberi kemenangan kepada orang yang sabar .Betul tidak ada yang mustahil pada sisi Tuhan. Pertanyaannya seberapa sanggupkah kamu menunggu apalagi menunggu sang kekasih…he..he… di bawah terik matahari….memangnya lagi ngapain panas dong…
Salam kenal juga.. Makasih udah mampir kesini..
Sabar menanti itu pekerjaan berat..apalagi kalo menunggu sesuatu yg belum pasti..hehehe
yang ini jelas tidak mungkin.
aku lahir th 1960 sedang mas har lahir 1985, maka sampai kapanpun mas har tidak mungkin lebih tua dari aku.
ini hukum ‘TIDAK MUNGKIN’ yang abadi mas.
betul gak?
disini istilah ‘dunia selalu mungkin’ otomatis tidak berlaku.
salam
Kalo itu sich udah masuk hukum ketentuan Tuhan mas..hehe

Lain halnya kalo saya lebih dulu pikun…sedang sampeyan masih tetep awet muda… Jadinya..saya yg lebih tua dong…hahaha
Makasih udah mampir kesini mas.. Salam hangat selalu..
benar dan salah hanya sebuah pemahaman… dalam benar bisa muncul salah dalam salah bisa muncul benar…
Salam Sayang
Yup..!! Setuju Kang….benar salah.. Salah benar.. Semua itu cuma permainan akal semata..yg sifatnya hanya mengacu pada keterbatasan pikiran. Pada akhirnya hanya menghasilkan perkiraan-perkiraan yg sifatnya relatif juga. Makasih Kang… Salam hangat selalu