Kacang-kacangan nikmat sebagai camilan. Namun, kacang busuk atau berjamur tak boleh dikonsumsi. Sebab, makanan itu memicu kanker. “Memang, kacang-kacangan busuk mengandung aflatoksin. Bahan inilah yang memicu kanker,” kata Endah Bardiati AMd, ahli gizi RS Mitra Keluarga. Salah satunya tempe busuk. Ini berbeda dengan tempe yang masih bagus. Bahan makanan ini justru berpotensi melawan radikal bebas. Makanan yang sering disajikan dalam bentuk gorengan tersebut menghambat proses penuaan dan mencegah penyakit degeneratif. Mulai penyakit jantung koroner, diabetes melitus, serta kanker. Selain itu, tempe mengandung antibakteri penyebab diare hingga penurun kolesterol darah. Komposisi gizi tempe, ujar Endah, tidak banyak berubah dibanding kedelai. Namun, enzim pencernaan yang dihasilkan tempe membuat protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe mudah dicerna. “Tempe sangat baik untuk segala kelompok umur, sejak bayi hingga lansia,” tambahnya. Selain aflatoksin, makanan yang mengandung aspartam atau kandungan gula pengganti juga beresiko bagi kesehatan. Seperti, jelly dan minum-minuman berwarna pekat. “Sajian yang dibakar juga mengandung karsinogen pada hasil pembakaran yang berwarna hitam,”tegasnya.
Sumber: Jawa Pos

Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, Musikgue & game online untuk para netter Indonesia. Salam!
http://penyakit.infogue.com/kacang_busuk_pemicu_kanker